Kamis, 01 Agustus 2024

Teks Laporan Hasil Observasi (Bagian 1)

Teks Laporan Hasil Observasi



A. Menginterpretasikan Teks Laporan Hasil Observasi Secara Kritis

1. Definisi dan Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi 

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi informasi atau penjabaran umum yang didapatkan dari hasil pengamatan (observasi). Tujuan kegiatan pengamatan (observasi) adalah mendapatkan informasi tentang tingkah laku, kondisi, keadaan, atau situasi dari objek yang diteliti. Oleh karena didapat dari pengamatan langsung secara cermat, informasi yang diperoleh berupa data faktual, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Berdasarkan pengertian teks laporan hasil observasi, dapat dirumuskan karakteristik teks laporan hasil observasi sebagai berikut:
a. Bersifat objektif dan spesifik
Teks laporan hasil observasi disusun dengan mengacu pada objek yang diamati. Dengan kata lain, laporan hasil observasi harus bersifat objektif, artinya suatu keadaan atau pandangan yang didasarkan pada fakta atau nyata, tanpa dipengaruhi oleh perasaan, pendapat atau prasangka pribadi. Hasil pengamatan observasi juga harus disampaikan secara jelas dan spesifik, yaitu khusus pada objek yang diamati saja dan tidak membahas hal di luar objek yang diamati. Agar lebih paham, cermati contoh berikut:
1. Pembelajaran di SMK terdiri atas 70% praktik dan 30% teori. (objektif)
2. Lulusan SMK lebih mudah mendapatkan pekerjaan. (subjektif)

b. Disusun berdasarkan fakta
Teks laporan hasil observasi disusun berdasarkan fakta atau data hasil pengamatan secara utuh, tidak dikurangi atau ditambah, dan bukan merupakan hasil imajinasi atau khayalan. Dalam teks laporan hasil observasi, sangat jarang dijumpai kalimat opini. Fakta adalah suatu hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya. Opini adalah pernyataan berupa gagasan atau hasil pemikiran seseorang yang belum terbukti kebenarannya.
Contoh:
1. SMK Mandiri Berkarya memiliki lima kompetensi keahlian. (fakta)
2. Jakarta adalah ibu kota Indonesia. (fakta)
3. Bumi berputar mengelilingi matahari. (fakta)
4. Lingkungan SMK Mandiri Berkarya cukup bersih dan nyaman. (opini)
5. Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini sangat meriah. (opini)
6. Belajar sambil mendengarkan musik lebih efektif. (opini)

c. Disajikan secara lengkap dan mudah dipahami
Teks laporan hasil observasi disajikan berdasarkan hasil pengamatan secara lengkap dan terperinci menggunakan bahasa yang lugas dan mudah dipahami oleh pembaca. Bahasa yang lugas adalah bahasa yang mengacu pada makna yang sebenarnya dan apa adanya, atau disebut juga makna denotatif. Berlawanan dengan bahasa lugas adalah bahasa kias. Bahasa kias adalah bahasa yang mengacu pada makna tambahan (konotatif). Agar lebih memahami hal tersebut, berikut adalah contoh penggunaan makna denotasi dan makna konotasi dalam kalimat.
1. Robot hasil karya siswa SMK Mandiri Berkarya sudah dapat berdiri sempurna setelah beberapa kali gagal uji coba. (denotasi)
2. SMK Mandiri Berkarya berdiri sejak tahun 2002. (konotasi)

2. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Isi teks laporan hasil observasi merupakan data yang bersifat faktual dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya atau objektif. Data tersebut kemudian disusun secara sistematis mulai dari hal yang bersifat umum hingga data yang bersifat spesifik. Dengan demikian, struktur teks laporan hasil observasi dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Pernyataan umum
Bagian pernyataan umum berisi informasi umum tentang objek yang dilaporkan, misalnya nama objek (termasuk nama ilmiah jika ada) dan klasifikasi secara umum. Pernyataan umum ditandai dengan kata kerja (verba) relasional, yaitu kata kerja yang berfungsi menghubungkan subjek dengan pelengkap.

b. Deskripsi bagian
Deskripsi bagian berisi uraian hal-hal yang dilaporkan secara terperinci. Jika objek yang dilaporkan adalah hewan, uraiannya mencakup ciri fisik, habitat, makanan, dan perilaku. Jika objek yang dilaporkan adalah tumbuhan, uraiannya berupa perincian ciri fisik bunga, akar, buah, atau bagian yang lain. Jika yang dilaporkan berupa objek, deskripsi bagian berisi klasifikasi objek dari berbagai segi dan deskripsi jenis/macam suatu objek, serta sifat-sifat khusus objek.

c. Deskripsi manfaat/simpulan
Bagian ini berisi deskripsi manfaat objek yang dilaporkan dan ringkasan secara umum dari hal-hal yang dilaporkan.

B. Menilai Akurasi Teks Laporan Hasil Observasi dan Membandingkannya dengan Teks Lainnya

1. Menemukan Informasi atau Data dalam Teks Laporan Hasil Observasi

Agar dapat menemukan informasi dengan tepat, salah satu aktivitas yang dapat Anda lakukan adalah membaca. Membaca adalah suatu proses yang dilakukan dan digunakan oleh pembaca untuk memperolah pesan yang disampaikan penulis melalui media bahasa tulis (Hodgson dalam Tarigan, 2008: 7). Pada kegiatan pembelajaran kali ini, Anda akan menilai akurasi informasi yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca.

Sebelum menilai akurasi dan kualitas data teks laporan hasil observasi, Anda harus menemukan informasi dalam teks secara tepat terlebih dahulu. Menurut Tarigan (2008: 12-13), berdasarkan tujuannya, membaca dibagi menjadi dua jenis di antaranya:
a. Membaca bersuara atau membaca nyaring (oral reading)
Membaca nyaring adalah suatu aktivitas yang berfungsi sebagai alat bagi guru, peserta didik, ataupun pembaca bersama-sama dengan orang lain atau pendengar untuk menangkap serta memahami informasi, pikiran, dan perasaan pengarang.

b. Membaca dalam hati (silent reading)
Membaca dalam hati adalah membaca dengan tujuan yang bersifat pemahaman. Membaca dalam hati terdiri atas membaca ekstensif dan intensif. Membaca ekstensif adalah membaca secara luas. Jumlah objeknya sebanyak mungkin dalam waktu yang sesingkat mungkin. Contohnya, membaca survei (survey reading), membaca sekilas (skimming reading), dan membaca dangkal (superficial reading). Sementara itu, membaca intensif adalah studi saksama, telaah secara teliti, dan penanganan terperinci yang dilaksanakan di dalam kelas terhadap suatu tugas yang pendek. 

2. Menilai Keakuratan atau Ketepatan Data yang Disajikan dengan Membandingkan Isi Teks Laporan Hasil Observasi dengan Teks Lainnya yang Mendukung

Untuk menilai keakuratan atau ketepatan data yang disajikan, Anda dapat menggunakan teks lain yang mendukung. Pada pembelajaran kali ini, Anda akan mencermati sebuah teks infografik. Infografik merupakan teks yang berisi informasi yang disajikan dalam bentuk visual. Teks infografik terdiri atas teks, grafik, tipografik, dan gambar ilustrasi yang menarik sehingga lebih mudah dipahami. 



Referensi:
Komariah, Pipit Dwi. (2021). Bahasa Indonesia SMK/MAK Kelas X. Cilacap: PT Gelora Aksara Pratama.

Tidak ada komentar: